Kamis, 16 Mei 2013

Contoh RPP KIMIA SMA


Laju Reaksi

Standar Kompetensi : Memahami kinetika reaksi, kesetimbangan kimia, dan faktor- faktor yang mempengaruhinya, serta penerapannya dalam kehidupan sehari hari dan industri
Kompetensi dasar       : Mendeskripsikan pengertian laju reaksi dengan melakukan percobaan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi
Indikator Pencapaian Kompetensi:
1.      Menghitung konsentrasi larutan (kemolaran larutan)
2.      Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi (konsentrasi, luas permukaan, suhu, dan katalis)
Tujuan:
     Siswa dapat,
1.      Menghitung konsentrasi larutan
2.      Membuat larutan dengan kemolaran tertentu
3.      Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi (konsentrasi, suhu, luas permukaan dan katalis)

Materi Ajar    : 
Kemolaran
Larutan dengan kemolaran tertentu dapat di buat dengan pelarutan zat terlarut murni atau pengenceran larutan pekat.
Pengenceran menyebabkan volum dan kemolaran larutan berubah, tetapi jumlah mol zat terlarut tidak berubah
Karena pengenceran tidak mengubah jumlah mol zat terlarut maka
             V1 x M1 = V1 x M2
Gas selalu mengisi ruangan secara homogen, kerapatan molekul atau konsentrasi gas juga dinyatakan dengan kemolaran
              C = n/V mol L-1
C = Konsentrasi gas
n = Jumlah mol gas
V = Volum ruangan
Contoh
Ke dalam suatu ruang 5 liter di masukan 16 gram oksigen dan 28 gram nitrogen , hitunglah konsentrasi masing-masing gas tersebut (N = 14, O =16)
Jawaban
    Mol O2 =      = 0,5 mol
    Konsentrasi O2 =   = 0,1 mol L-1
    Mol N2 =  = 1 mol
    Konsentrasi N2 =  = 0,2 mol L-1
faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi
Reaksi kimia adalah proses perubahan zat pereaksi menjadi produk. Oleh karena itu pada waktu reaksi berangsung jumlah zat pereaksi akan semakin berkrang dan jumlah produk bertambah
Laju reaksi di definisikan sebagai laju pengurangan konsentrasi molar salah satu pereaksi atau laju pertambahan konsentrasi molar salah satu produk dalam satu satuan waktu
 Reaksi  R                 P
              V  = 
              Atau
              V  = +

Faktor-faktor  yang mempegaruhi laju reaksi
1.      Konsentrasi
Pada umumnya reaksi berlangsung lebih cepat jika konsentrasi pereaksi di perbesar.
2.      Luas permukaan
Pada campuran yang tak sefase (heterogen) reaks hanya terjadi pada bidang batas campuran. Bidang batas inilah yang yang disebut bidang sentuh. Dengan memperluas bidang sentuh maka reaksi akan berlangsung lebih cepat.
3.      Suhu
Reaksi kimia berlangsung lebih cepat pada suhu tinggi
4.      Katalisator
Katalisator adalah zat yang dapat mempercepat laju reaksi tetapi zat itu sendiri tidak mengalami perubahan yang kekal.

Penilaian
Afektif   =  siswa mendengarkan dengan baik materi yamg di ajarkan
Spikomotor = Siswa berani mengerjakan soal-soal di depan kelas
Kognitif   = Siswa mampu mengerjakan soal-soal yang di berikan



Karakter siswa yang diharapkan  : 
Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan

Soal-soal
1.      Berapa mL air harus di campur dengan 100 mL larutan NaOH 0,5 M sehingga menjadi 0,2 M? C2
2.      Sebutkan factor-faktor yang dapat mempengaruhi laju reaksi…. C1
3.      Jika pada setiap kenaikan suhu 100C, laju reaksi berlangsung 2 kali lebih cepat, maka laju reaksi pada suhu 80oC di bandingkan dengan 20 oC berlangsung lebih cepat berapa kali?  C3
Jawab
1.      Misal volum air harus di tambah = x mL maka volum akhirlarutan
= (100 + x ) mL
   V1 + M2 = V2 + M2
100 x 0,5   = (100 + x) x 0,2
           50   = 20 + 0,2 x
            X   =  3,0/0,2
                  = 150
 Jadi volum air yang harus di tambahkan 150 mL

2.      Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi laju reaksi adalah
a.       Konsentrasi
b.      Luas penampang
c.       Suhu
d.      Katalis
3.      Setiap kenaikan suhu 10oC menyebabkan laju reaksi naik 2 kali, secara matematika hal ini dapat di rumuskan sebagai berikut
Laju reaksi T2 = 2t2-t1/10   x  laju reaksi pada T1
Laju reaksi pada 80oC =  (2) laju reaksi pada 20oC
Laju reaksi pada 80oC = 64 x laju reaksi pada 20oC


Metode pendekatan:
  • Penyampaian informasi
  • Diskusi
  • Penugasan

Alokasi Waktu
25 menit

Strategi Pembelajaran
Tatap Muka
Terstruktur
Mandiri
·        Memahami kinetika reaksi, kesetimbangan kimia dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari
·        Menghitung konsentrasi tertentu dalam keja kelompok
·        Merancang dan melakukan  percobaan tentang faktor-faktor yang mempengarui laju reaksi  dalam kerja kelompok di laboratorium
·        Siswa dapat Mendeskrip-sikan pengertian laju reaksi dan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi

Skenario Pembelajaran

Kegiatan awal
o   Salam pembuka
Good day all

o   Apersepsi
Telah kita ketahui bersama dalam suatu reaksi kimia, melibatkan pereaksi dan produk, dan jalannya masing-masing reaksi berbeda-beda ada reaksi yang berlangsung seketida, seperti bom dan petasan saat meledak yang terjadi seketika. Ada pula reaksi yang  terjadi sangat lambat seperti perkaratan besi atau fosilisasi sisa organism. Mengapa reaksi-reaksi tersebut berjalan dengan waktu yang  berbeda-beda, dan seandainya kita mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi jalannya reaksi-reaksi tersebut, maka kita akan bisa mengendalikan reaksi-reaksi tersebut dengan produk sesuai dengan yang kita inginkan
Kegiatan Inti
Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
1.      Memahami konsep kemolaran
Suatu larutan adalah campuran, banyaknya zat terlarut dalam suatu larutan dpata di ketahu jika kadar atau konsentrasi larutan di ketahui
Salah satu cara yang paling umum di gunakan untuk menyatakan konsentrasi (kepekatan) larutan adalah kemolaran (M), yang dinyatakan dalam jumlah mol zat terlarut dalam tiap liter larutan atau jumlah mmol zat terlarut dalam tiap mL larutan

M = n/V moL-1

Pengenceran menyebabkan volum dan kemolaran larutan berubah, tetapi jumlah mol zat terlarut tidak berubah

V1 x M1 = V2  x M2

 Contoh
Berapa mL air  harus di campur dengan 100 mL larutan NaOH 0,5 M sehingga menjadi 0,2 M

Penyelesaian
Missal volum air yang harus ditambah = x mL, maka volum akhir larutan   =(100 + X )                                                      

                                              V1 x M1   = V2  x M2
                                             100 x 0,5  = (100 + x) x 0,2
                                                       50   = 20 + 0,2 x
                                                         X  = 30/0,2
                                                              = 120


2.      Mendefinisikan konsep laju reaksi
Suatu perubahan kimia biasanya berlangsung dengan kecepatan tertentu, kecepatan suatu reaksi biasanya di sebut dengan laju reaksi dan  dinyatakan sebagai perubahan konsentrasi zat persatuan waktu, dapat di nyatakan pula sebagai laju pengurangan pereaksi atau laju pertambahan hasil reaksi.
3.      Menentukan laju suatu reaksi
Laju reaksi dapat di hitung dengan mengukur jumlah (biasa konsentrasi atau volume untuk reaksi yang melibatkan gas) zat yang bereaksi atau hasil reaksi dalam dua waktu yang berbeda


Contoh

Pada reaksi penguraian H2O2 menjadi H2O sesuai dengan reaksi
2 H2O2 (l)                       2 H2O (l) + O2 (g)
 Diketahui konsentrasi awal H2O2 adalah 0,01 M, setelah 20 detik ternyata konsentrasi H2O2 menjadi 0,008 M, maka tentukan besarnya
a.       Laju penguraian H2O2
b.      Laju pertambahan O2

Penyelesaian

Laju berkurangnya konsentrasi H2O2  =   =

                                                              = 0,0001 M/detik

Laju terhadap O2            =    =  x 0,0001 M/detik

                                     = 5 x 10-5 M/detik





4.      Faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi
1.      Sifat zat
Perbedaan laju reaksi di sebabkan oleh perbedaan sifat zat-zat yang bersangkutan, sifat mudah sukarna suatu zat bereaksi akan menentukan kecepatan berlangsungnya reaksi. Contonya seperti bensin terbakar terlalu cepat, sedankan solar terlalu lambat, besi berkarat, dll
2.      Konsentrasi
Secara umum konsentrasi meningkat maka laju akan semakin cepat,makin besar konsentrasi makin besar pula kemungkinan partikel salig bertumbuan, sehingga reaksi bertambah cepat.
3.      Suhu
Reaksi  kimia cenderung berlangsung berlangsung lebih cepat pada suhu yang lebih tinggi
4.      Katalis
Katalisator adalah zat yang dapat mempercepat laju reaksitetapi zat itu sendiri tidak mengalami perubahan yang kekal(tidak dihabiskan).
5.      Luas permukaan
Pada campuran reaksi yang tak sefase reaksi anya terjadi pada bidang batas campuran. Dengan memperluas bidang sentuh maka reaksi akan berlangsung lebih cepat.


Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi, Siswa:
o   Menyimpulkan tentang hal-hal yang belum diketahui
o   Menjelaskan tentang hal-hal yang belum diketahui

Kegiatan Akhir
o   Menyimpulkan Pengertian laku reaksi, menentukan laju reaksi, dan menjelaskan factor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi
o   Memberi tugas untuk pertemuan berikutnya 

Alat / Bahan / Sumber Belajar         : 
Multimedia, PPT, Buku kimia: Oemay sumarna dkk dan michael purba

Penilaian: PPK, Praktik, Responsi
          


....................... 2012

Mengetahui
Kepala SMA                                                                        Guru Mata Pelajaran



Drs. Zikran Lingu Lembah                                                  Hasri Hamid, S.Pd., M.Si
NIP.                                                                                         NIP.







RENCANA  PELAKSANAAN  PEMBELAJARAN
LAJU REAKSI – 2

Nama Sekolah           : 
Mata Pelajaran          :  Kimia
Kelas / Semester        :  XI / 1
Standar Kompetensi :  3.    Memahami kinetika reaksi, kesetimbangan kimia, dan faktor-                        faktor yang mempengaruhinya, serta penerapannya dalam                                    kehidupan sehari-hari dan industri
Kompetensi dasar     :  3.2.  Memahami teori tumbukan (tabrakan) untuk menjelaskan                                             faktor-faktor penentu laju dan orde reaksi, dan terapannya                                                   dalam kehidupan sehari-hari.

Indikator Pencapaian Kompetensi: 
  • Menjelaskan pengaruh konsentrasi, luas permukaan bidang sentuh dan suhu terhadap laju reaksi berdasarkan teori tumbukan.
  • Membedakan diagram energi potensial dari reaksi kimia dengan menggunakan katalis dan yang tidak menggunakan katalis.
  • Menjelaskan pengertian, peranan katalis dan energi pengaktifan dengan menggunakan diagram.
  • Menentukan orde reaksi.
  • Menjelaskan peranan katalis dalam mahluk hidup dan industri.

Tujuan:
Siswa dapat,
  • Menjelaskan pengaruh konsentrasi, luas permukaan bidang sentuh dan suhu terhadap laju reaksi berdasarkan teori tumbukan.
  • Membedakan diagram energi potensial dari reaksi kimia dengan menggunakan katalis dan yang tidak menggunakan katalis.
  • Menjelaskan pengertian, peranan katalis dan energi pengaktifan dengan menggunakan diagram.
  • Menjelaskan peranan katalis dalam mahluk hidup dan industri.
  • Menentukan orde reaksi.
  Karakter siswa yang diharapkan  : 
§   Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan
  Kewirausahaan / Ekonomi Kreatif   : 
§   Percaya diri, Berorientasi tugas dan hasil.
Materi Ajar    : 
  • Teori tumbukan
  • Orde reaksi

Metode pendekatan:
  • Penyampaian informasi
  • Diskusi
  • Penugasan

Alokasi Waktu
6 jam Pelajaran

Strategi Pembelajaran
Tatap Muka
Terstruktur
Mandiri
·        Memahami kinetika reaksi, kesetimbangan kimia dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari dan industri
·        diskusi kelas menjelaskan faktor-faktor penentu laju reaksi dengan teori tumbukan. Mengidentifikasi reaksi yang menggunakan katalis dan yang tidak menggunakan katalis dengan menggunakan teori tumbukan melalui diskusi.
·        Menghitung dan menentukan orde dan waktu reaksi berdasarkan data percobaan melalui diskusi.
·        Berlatih menentukan orde reaksi, persamaan laju reaksi.
·        menjelaskan peranan katalis dalam reaksi melalui diskusi
·        Siswa dapat Memahami teori tumbukan (tabrakan) untuk menjelaskan faktor-faktor penentu laju dan orde reaksi, dan terapannya dalam kehidupan sehari-hari

Skenario Pembelajaran
Pertemuan Pertama: (2 jam pelajaran)
Materi ajar:
Teori tumbukan
Kegiatan awal
o   Salam pembuka
o   Memeriksa kehadiran siswa
o   Memeriksa PR, mencatat siswa yang tidak membuat PR.
Kegiatan Inti
Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
o   Memahami teori tumbukan (tabrakan) untuk menjelaskan faktor-faktor penentu laju dan orde reaksi, dan terapannya dalam kehidupan sehari-hari.nilai yang ditanamkan: Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan.);
Elaborasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
o   Melakukan diskusi kelas untuk menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi berdasarkan teori tumbukan sesuai dengan LKS 3.4. (nilai yang ditanamkan: Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan.);
Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi, Siswa:
o   Menyimpulkan tentang hal-hal yang belum diketahui (nilai yang ditanamkan: Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi.);
o   Menjelaskan tentang hal-hal yang belum diketahui. (nilai yang ditanamkan: Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan)
Kegiatan Akhir
o   Menyimpulkan teori tumbukan. (nilai yang ditanamkan: Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan.);
o   Memberi PR, yaitu Latihan 3.2 dari buku paket. (nilai yang ditanamkan: Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan.);
o   Memberi tugas untuk pertemuan berikutnya (Mempelajari LKS 3.5) (nilai yang ditanamkan: Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan.);

Pertemuan Kedua: (2 jam pelajaran)
Materi Ajar:
o   Orde reaksi
Kegiatan awal (5 menit)
o   Salam pembuka
o   Memeriksa kehadiran siswa.
o   Memeriksa PR sepintas, mencatat siswa yang tidak membuat PR.
Kegiatan Inti (80 menit)
Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
o   Membahas PR: Buku paket, Latihan 3.1 (soal latihan tentang konsentrasi) (15 menit) (nilai yang ditanamkan: Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan.);
Elaborasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
o   Melakukan diskusi kelas untuk membahas orde reaksi sesuai dengan LKS 3.5 (65 menit) (nilai yang ditanamkan: Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan.);
Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi, Siswa:
o   Menyimpulkan tentang hal-hal yang belum diketahui (nilai yang ditanamkan: Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi.);
o   Menjelaskan tentang hal-hal yang belum diketahui. (nilai yang ditanamkan: Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan)
Kegiatan Akhir (5 menit)
o   Menyimpulkan definisi serta cara menentukan laju reaksi. (nilai yang ditanamkan: Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan.);
o   Memberi PR, yaitu Latihan 3.3 dari buku paket serta uji kompetensi Bab 3.(nilai yang ditanamkan: Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan.);
o   mengingatkan siswa untuk ulangan harian pada pertemian berikutnya.(nilai yang ditanamkan: Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan.);
o   Salam penutup.(nilai yang ditanamkan: Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan.);

Pertemuan Ketiga: (2 jam pelajaran)
Materi Ajar:
Katalis dalam kehidupan dan industri.
Ulangan
Kegiatan awal (5 menit)
o   Salam pembuka
o   Memeriksa kehadiran siswa.
o   Memeriksa PR sepintas, mencatat siswa yang tidak membuat PR.
Kegiatan Inti (80 menit)
Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
o   Membahas tugas siswa tentang peranan katalis dalam kehidupan dan induistri (LKS 3.6) (20 menit) (nilai yang ditanamkan: Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan.);
Elaborasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
o   Ulangan harian (60 menit) (nilai yang ditanamkan: Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan.);
Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi, Siswa:
o   Menyimpulkan tentang hal-hal yang belum diketahui (nilai yang ditanamkan: Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi.);
o   Menjelaskan tentang hal-hal yang belum diketahui. (nilai yang ditanamkan: Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan)
Kegiatan Akhir (5 menit)
o   Menyimpulkan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi.(nilai yang ditanamkan: Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan.);
o   Memberi tugas untuk pertemuan berikutnya (Mempelajari uji kompetensi dari LKS 4.1) (nilai yang ditanamkan: Jujur, Kerja keras, Toleransi, Rasa ingin tahu, Komunikatif, Menghargai prestasi, Tanggung Jawab, Peduli lingkungan.);

Alat / Bahan / Sumber Belajar         : 
            Buku Kimia; LKS, multimedia, laboratorium.

Penilaian: PPK, Praktik, Responsi
          
.............................................. 2012
Mengetahui
Kepala SMA Negeri 5 Palu                                                  Guru Mata Pelajaran



Drs. Zikran Lingu Lembah                                                  Hasri Hamid, S.Pd., M.Si
NIP.                                                                                         NIP.

Poskan Komentar